Budayawan Sujiwo Tejo, ketagihan mencicipi bangku sutradara. Sujiwo menjajal menjadi sutradara lewat film 'Bahwa Cinta Itu Ada,' yang diangkat dari novel 'Gading-gading Ganesha.' Film tersebut tayang di bioskop 4 Maret mendatang. Latar belakang sebagai dalang diakui Sujiwo membantunya saat harus menyutradarai film. Ia pun kini menemukan keasyikan tersendiri dengan profesi barunya tersebut. Mudah-mudahan informasi yang disajikan sejauh ini telah berlaku. Anda mungkin juga ingin mempertimbangkan berikut ini:
"Kalau dulu jadi aktor capek disuruh terus, sekarang enak juga sutradara bisa marah-marah," celotehnya, saat ditemui di Planet Hollywood, Jl. Jend. Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (1/3/2010). Meski enak bisa marah-marah, ternyata menurut Sujiwo, menjadi sutradara lebih melelahkan ketimbang saat jadi aktor. "Selama ini sudah 15 film jadi aktor, ternyata sutradara lebih capek," ujar pria yang di antaranya pernah membintangi film 'Detik Terakhir,' 'Capres' dan 'Hantu Aborsi' itu. Setelah merasakan suka-dukanya menjadi sutradara, Sujiwo ingin mengulang lagi pengalaman tersebut. Namun ia belum tahu, film seperti apa yang akan ia buat selanjutnya.
"Kalau dulu jadi aktor capek disuruh terus, sekarang enak juga sutradara bisa marah-marah," celotehnya, saat ditemui di Planet Hollywood, Jl. Jend. Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (1/3/2010). Meski enak bisa marah-marah, ternyata menurut Sujiwo, menjadi sutradara lebih melelahkan ketimbang saat jadi aktor. "Selama ini sudah 15 film jadi aktor, ternyata sutradara lebih capek," ujar pria yang di antaranya pernah membintangi film 'Detik Terakhir,' 'Capres' dan 'Hantu Aborsi' itu. Setelah merasakan suka-dukanya menjadi sutradara, Sujiwo ingin mengulang lagi pengalaman tersebut. Namun ia belum tahu, film seperti apa yang akan ia buat selanjutnya.
No comments:
Post a Comment