Monday, April 5, 2010

Ibu Sakit-sakitan, Jennifer Dunn Memohon Dibebaskan

Artikel berikut menyajikan informasi paling terakhir pada berita terbaru. Jika Anda memiliki minat khusus dalam berita terbaru, maka artikel informatif ini diperlukan membaca.
Jennifer Dunn merasa kalau nasibnya semakin terkatung-katung selama mendekam di penjara. Ditambah kini kondisi kesehatan ibunya, Indah Caroline, yang sakit-sakitan. Jennifer pun memohon hakim menggunakan hati nuraninya.

"Saya mohon keadilan dari majelis hakim untuk membebaskan saya, karena saya harus menghidupi keluarga saya. Ibu saya juga sedang sakit-sakitan," ujar Jennifer ketika ditemui sesaat seusai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jl S Parman, Grogol, Senin (5/4/2010).

Sepertinya informasi baru ditemukan tentang sesuatu setiap hari. Topik dan kata kunci% dari% tidak terkecuali. Jauhkan membaca lebih segar untuk mendapatkan berita tentang berita terbaru.

Jennifer juga meminta agar tidak mengabulkan tuntutan enam tahun penjara yang diajukan oleh jaksa penuntut umum. Menurut Jennifer, tuntutan enam tahun penjara sangat tidak masuk akal.

Perempuan berkulit putih itu tidak pernah bosan menyatakan kalau ia dijebak oleh temannya, Asep. Jennifer merasa tidak pernah memiliki tujuh butir ekstasi yang ditemukan polisi di kamar kostnya di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Tidak hanya itu, Jennifer kembali membandingkan kasusnya dengan kasus jaksa Esther yang dituduh menggelapkan ratusan butir pil ekstasi. "Jangan mentang-mentang saya public figure diperlakukan seperti ini," imbuhnya.

Sidang kali ini mengagendakan replik dari Jennifer Dunn yang merupakan tanggapan terhadap duplik jaksa di sidang minggu lalu. Sidang Jennifer Dunn akan kembali digelar 19 April 2010 dengan agenda pembacaan putusan majelis hakim.

Saya harap membaca informasi di atas adalah menyenangkan dan pendidikan baik untuk Anda. Proses belajar Anda harus terus-menerus - semakin Anda mengerti tentang subjek apapun, semakin Anda akan dapat berbagi dengan orang lain.

No comments:

Post a Comment